Bisnis Kami Tidak Mengenal Kata Tekor!!!

Super Excellent Network Bersama Meraih Kebebasan Finansial Yang Sebenarnya

Tuesday, 26 April 2011

Menempatkan Komunikasi Pada Posisi Yang Penting


          Menerapkan sistem politik yang demokratis, akan menempatkan komunikasi politik pada posisi penting. Karena dengan komunikasi politik akan mampu memelihara dan meningkatkan kualitas kehandalan suatu sistem politik yang sudah mapan. Penerapan sistem politik yang demokratis ini terdapat pada negara-negara yang sudah maju IPTEK nya seperti Amerika Serikat, Inggris, dan banyak lagi. Kita ambil saja contohnya seperti negara Amerika Serikat, negara tersebut telah maju sangat sangat pesat dan begitu juga dengan IPTEK nya. Sehingga kemungkinan besar menerapkan sistem politik yang demokratis. Berbeda dengan Indonesia, termasuk negara yang belum maju IPTEK nya. Pemerintah seharusnya lebih memperhatikan tentang komunikasi politik terhadap masyarakat, agar masyarakat juga mengerti dengan baik apa itu komunikasi politik yang ada di Indonesia. Kebanyakan masyarakat di Indonesia tidak mengerti tentang komunikasi politik khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan. Maka dari itu, pemerintah harus mensosialisasikan kepada masyarakat tentang IPTEK kepada masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan agar Indonesia bisa menganut sistem politik yang demokratis. Pemerintah pun harus cepat tanggap dalam menanggulangi hal tersebut agar Indonesia tidak ketinggalan dengan negara-negara yang telah dulu menjadi negara maju. Untuk itu, diperlukan upaya dan usaha yang besar agar masyarakat sekitar dan juga rakyat Indonesia memiliki pengetahuan tentang IPTEK tidak hanya sebatas tahu tapi tidak mengerti bagaimana cara menggunakannya.
Pertanyaan
1.   Apakah negara Indonesia sudah menganut sistem politik yang demokratis?
2.   Apakah ada syarat suatu negara dikatakan telah menganut sistem politik demokratis?
         

Masalah Golput Pada Pemilu di Indonesia


Golput ditimbulkan dari beberapa kelompok generasi muda, terutama mahasiswa untuk memboikot pemilihan umum kerana dianggap kurang memenuhi syarat yang diperlukan untuk melaksanakan pemilihan umum secara demokratis. Kelompok generasi muda atau mahasiswa ini menamakan dirinya Golongan Putih atau Golput.
Bahwa tak ada lagi partai ataupun calon pemimpin yang dianggap layak untuk memimpin negeri ini. Karena kenyataan yang selama ini terjadi adalah mereka yang mengembar-gemborkan diri untuk bisa menjadi pemimpin yang baik selama masa kampanye namun kenyataanya hanya sebuah omong kosong belaka. Inilah yang membuat orang-orang menjadi kecewa, figur sorang pemimpin yang didambakan tak pernah menjadi sebuah kenyataan.
Calon pemimpin hanya bisa memberikan janji belaka kepada rakyat yang jika terpilih hanya memenuhi janji-janji yang dikatakannya hanya sebagian kecil dan sebagiannya lagi tidak membuktikan kesungguhannya dalam menata negar agar lebih maju lagi. Sehingga membuat rakyat merasa kecewa dan merasa tidak percaya lagi terhadap para pemimpin yang mereka harapkan. Calon-calon pemimpin seharusnya lebih menepati janjinya kepada rakyatnya agar mereka percaya pada apa yang telah dijanjikan oleh seorang calon pemimpin kepada rakyat yang akan dipimpinnya. Sehingga mereka tidak ragu untuk memilih calon pemimpin yang diinginkan untuk memimpin negara dengan baok dan benar.
Singakatnya, jika terjadi banyak Golput disetiap daerah yang mengadakan pemilihan, maka artinya semakin banyak masyrakat yang tidak percaya lagi terhadap janji-janji yang diberikan calon pemimpin kepada masyarakat yang akan dipimpinnya.
Pertanyaan:
1.   Apa yang harus dilakukan pemerintah agar rakyat tidak menjadi Golput atau Golongan Putih?
2.   Bagaimana meminimalisir bagi rakyat yang melakukan golput?

Hutang Negara yang Menggunung


Jauh dari kata menurun atau lunas, hutang pemerintah republik Indonesia semakin menggunung. Penyebabnya adalah adanya ketidakseimbangan antara input dan output negara. Dari ketidakseimbangan ini karena dipakai untuk subsidi berbagai kebutuhan masyarakat. Bahkan, telah diprediksi bahwa hutang negara akan semakin menggunung dibandingkan hutang-hutang sebelumnya. Meningkatnya hutang Indonesia terjadi seiring kegiatan ekonomi yang terus bertumbuh. Dari kegiatan ekonomi yang sedang tumbuh tersebut terjadilah hutang terhadap negara lain yang berjumlah sangat banyak dan harus dilunasi sebelum jatuh tempo. Oleh sebab itu pemerintah harus mengatasi permasalahan hutang Indonesia terhadap negara lain sebelum bertambah buruk. Akhirnya, negara yang memilik hutang memakai sistem gali lobang tutup lobang. Yang diakibatkan dari sistem tersebut, permasalahan negara semakin bertambah dengan memberikan aset negara kepada negara lain untuk menutupi hutang-hutang negara yang begitu banyak. Jika sudah seperti itu, pemerintah dengan mudahnya saja memberikan aset negara yang berharga  walaupun itu sangat berguna bagi negara sendiri. Akibatnya, tidak ada lagi aset berharga sebuah negara yang tertinggal.
Jadi, pemerintah harus berpikir lebih bijaksana lagi dalam menghadapi masalah hutang piutang terhadap negara lain serta mensiasati dan mengawasi hutang yang telah ditanggung agar tidak semakin menggunung jumlahnya.
Pertanyaan:
1.   Apa yang akan dilakukan sebuah negara jika hutang nya terhadap negara lain telah jatuh tempo?
2.   Apa saja penyebab suatu negara berhutang terhadap negara lain dan bagaimana dampaknya terhadap negara sendiri?